Definisi dan perbedaan antara Threads dan Processes

 

Thread

Thread merupakan unit dasar dari penggunaan CPU, yang terdiri dari Thread_ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah thread berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Thread juga sering disebut lightweight process.


Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. Banyak sistem operasi modern telah memiliki konsep yang dikembangkan agar memungkinkan sebuah proses untuk memiliki eksekusi multithreads, agar dapat secara terus menerus mengetik dan menjalankan pemeriksaan ejaan didalam proses yang sama, maka sistem operasi tersebut memungkinkan proses untuk menjalankan lebih dari satu tugas pada satu waktu. 

Thread saling berbagi bagian program, bagian data, dan sumber daya sistem operasi dengan thread lain yang mengacu pada proses yang sama. Thread terdiri atas ID thread, program counter, himpunan register, dan stack sehingga dengan banyaknya kontrol thread, proses dapat melakukan lebih dari satu pekerjaan pada waktu yang sama.


Proses 


Secara informal, proses adalah program dalam eksekusi. Suatu proses adalah lebih dari kode program, dimana kadang kala dikenal sebagai bagian tulisan. Proses juga termasuk aktivitas yang sedang terjadi, sebagaimana digambarkan oleh nilai pada program counter dan isi dari daftar prosesor/processor's register. Suatu proses umumnya juga termasuk process stack, yang berisikan data temporer (seperti parameter metoda, address yang kembali, dan variabel lokal) dan sebuah data section, yang berisikan variabel global.


Program itu sendiri bukanlah sebuah proses, suatu program adalah satu entitas pasif seperti isi dari sebuah berkas yang disimpan didalam disket, sebagaimana sebuah proses dalam suatu entitas aktif dengan sebuah program counter yang mengkhususkan pada instruksi selanjutnya untuk dijalankan dan seperangkat sumber daya/resource yang berkenaan dengannya. 


Walau dua proses dapat dihubungkan dengan program yang sama, program tersebut dianggap dua urutan eksekusi yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa pengguna dapat menjalankan copy yang berbeda pada mail program, atau pengguna yang sama dapat meminta banyak copy dari program editor. 

Tiap-tiap proses ini adakah proses yang berbeda dan walau bagian tulisan-text adalah sama, data section bervariasi. Dalam SO, juga umum untuk memiliki proses yang menghasilkan banyak proses begitu ia bekerja.


Sebagaimana proses bekerja, maka proses tersebut merubah state (keadaan statis/ asal). Status dari sebuah proses didefinisikan dalam bagian oleh aktivitas yang ada dari proses tersebut. Tiap proses mungkin adalah satu dari keadaan berikut ini :


New : Proses sedang dikerjakan/ dibuat. 

Running : Instruksi sedang dikerjakan. 

Waiting : Proses sedang menunggu sejumlah kejadian untuk terjadi (seperti sebuah penyelesaian I/O atau penerimaan sebuah tanda/ signal). 

Ready : Proses sedang menunggu untuk ditugaskan pada sebuah prosesor. 

Terminated : Proses telah selsesai melaksanakan tugasnya/ mengeksekusi.

Kesimpulan 

Perbedaan antara proses dengan thread tunggal dengan proses dengan thread yang banyak (Multi thread) adalah proses dengan thread yang banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu

Kamis, 02 Juni 2022

SISD Single Instruction stream, Single Data Stream

 

Istilah yang mengacu pada arsitektur komputer di mana prosesor tunggal, sebuah uniprocessor, mengeksekusi aliran instruksi tunggal, untuk beroperasi pada data yang tersimpan dalam memori tunggal. Ini sesuai dengan arsitektur von Neumann . SISD adalah salah satu dari empat klasifikasi utama sebagaimana didefinisikan dalam taksonomi Flynn . Dalam sistem ini klasifikasi didasarkan pada jumlah instruksi bersamaan dan data stream hadir dalam arsitektur komputer. Menurut Michael J. Flynn , SISD dapat memiliki karakteristik pemrosesan konkuren. Instruksi fetching dan eksekusi pipelined instruksi adalah contoh umum ditemukan di komputer SISD paling modern.

Karakteristik SISD Adapun beberapa karakteristik komputer SISD adalah:


1. Menggunakan satu prosesor, karena arsitektur komputernya masih sangat lama. 

2. Di dalam proses input outputnya masih menggunakan satu instruksi stream. 

3. Data yang telah diproses di simpan dalamsatu memori, namun sebelum tersimpan ke memori data terlebih dahulu di simpan ke memori sementara. 

4. Disebut Uni-Processor karena sifat prosesornya yang masih sangat universal.




Prosesor tunggal

Aliran instruksi tunggal

Data disimpan dalam memori tunggal

Uni-processor

Keterangan:


CU : Control Unit


IS : Instruction Stream (Arus Instruksi)


PU : Processing Unit (Unit Pengolah yang biasa disebut ALU)


DS : Data Stream (Arus Data)


MU : Memory Unit (Unit Memori)


Contoh: komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan pdp 1. SISD adalah salah satu dari empat klasifikasi utama sebagaimana didefinisikan dalam taksonomi Flynn, SISD dapat memiliki karakteristik pemprosesan konkuren. Instruksi fetching dan eksekusi pipelined instruksi adalah contoh umum ditemukan di komputerr SISD paling Modern.


Contohnya : Mesin SISD adalah PC Tradisional atau mainframe yang tua

Jumat, 20 Mei 2022

SEJARAH PERKEMBANGAN MEMORY SAMPAI SEKARANG

 RAM adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori.



Ini berlawanan dengan alat memori urut, seperti tape magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic. Perusahaan semikonduktor seperti Intel memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM.
Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang. Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM. Selain itu beberapa bagian dari space addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu atau dua chip ROM.
Drum memori, bentuk awal dari memori komputer yang sebenarnya menggunakan drum sebagai bagian bekerja dengan data dimuat ke drum. Drum adalah silinder logam dilapisi dengan bahan ferromagnetic merekam. Drum juga memiliki sederet membaca-menulis kepala yang menulis dan kemudian membaca data yang disimpan.
memori inti magnetik (ferrite-core memory) merupakan bentuk awal dari memori komputer. cincin keramik magnetik disebut core, disimpan informasi menggunakan polaritas medan magnet.
Memori semikonduktor adalah komputer memori kita semua kenal, memori komputer pada sirkuit terpadu atau chip. Referered sebagai random-access memory atau RAM, ini memungkinkan data yang akan diakses secara acak, tidak hanya di urutan itu direkam.
Dynamic random access memory (DRAM) adalah jenis yang paling umum random access memory (RAM) untuk komputer pribadi. Data chip DRAM memegang harus periodik segar. Static random access memory atau SRAM tidak perlu refresh.
 
Timeline Memory Komputer
Tahun 1834 :
Charles Babbage mulai membangun pemikiran Analytical Engine ", pendahulu" ke komputer. Ini hanya menggunakan memori baca dalam bentuk punch card .
Tahun 1932 :
Gustav Tauschek drum menciptakan memori di Austria.
Tahun 1936 :
Konrad Zuse berlaku untuk paten untuk memori mekanik untuk digunakan dalam komputer. Memori komputer ini didasarkan pada sliding bagian logam.
Tahun 1939 :
Helmut Schreyer menciptakan sebuah memori prototipe menggunakan lampu neon.
Tahun 1942 :
The Atanasoff-Berry Computer memiliki 60-bit kata-kata 50 memori dalam bentuk kapasitor dipasang pada dua drum bergulir. Untuk memori sekunder menggunakan kartu punch.
Tahun 1947 :
Frederick Viehe Los Angeles, berlaku untuk sebuah paten untuk penemuan yang menggunakan memori inti magnetik. memori Magnetic drum secara independen ditemukan oleh beberapa orang.
ENIAC
Pada awal 1940-an teknologi hari adalah tabung vakum. Sebuah piring dibebankan menyimpan saat ini dan yang saat ini dapat dibaca oleh polaritas piring, sehingga data yang diambil adalah baik nol atau satu. Ini adalah media penyimpanan untuk satu bit. Lebih tabung kompleks yang diadakan pelat internal banyak dan mampu untuk menyimpan data banyak lagi. Electronic Numerical Integrator danComputer (ENIAC) menggunakan 20.000 tabung vakum berbasis-oktal untuk menghitung sampai dua puluh angka hingga sepuluh desimal tempat masing-masing.
Magnetic Core Memory
Pada akhir 1940-an, memori inti magnetik dikembangkan dalam upaya untuk menangkap dan menyimpan data sementara kekuasaan itu dimatikan untuk mesin dan tabung kehilangan biaya mereka. Ini adalah memori non-volatile yang paling stabil sampai transistor ditemukan.
Ferrite Core Memori
Ferrite memori inti digunakan untuk waktu yang singkat pada masa yang sama. Dibangun dengan matriks cincin ferit atau inti dibungkus dengan kabel terkemuka ke sisi. Setiap cincin atau inti dapat menyimpan memori dari muatan magnetik disampaikan itu untuk sementara waktu. Ini adalah teknologi yang sulit untuk miniaturirasi, jadi pasti akan gagal.
Memori Semikonduktor
chip Semikonduktor adalah jenis memori yang kita gunakan saat ini. Pada tahun 1968, ketika mereka pergi dari penjualan komersial Terpadu yang baru terbentuk Electronics Corporation (kemudian Intel), mereka jauh dari apa yang kita miliki saat ini. Mereka chip komersial pertama dilakukan hanya 2000 bit, atau 2k, memori masing-masing. (Sebuah email, teks kecil mungkin hanya empat kali bahwa ukuran, pada 8k.)
DRAM
Pada tahun 1968 paten dikeluarkan untuk Robert Dennard untuk jenis khusus dari chip semikonduktor, sebuah transistor-tunggal, dynamic random access memory (DRAM) chip. Ini adalah lompatan, dan menandai akhir dari memori inti magnetik. DRAM adalah jenis memori yang kita gunakan saat ini dalam perangkat komputasi kami. Kemajuan dalam miniaturisasi telah memungkinkan chip ini menjadi lebih cepat dan lebih kuat namun teknologi dasar tetap sama. 


Berikut list lengkap sejarah perkembangan, pengertian dan tipe RAM dari awal diciptakan hingga sekrang yang paling terbaru.
DRAM (Dynamic Random Access Memory)
Di ciptakan oleh perusahaan IBM pada tahun 1970. Memiliki kecepatan antara 4,77 MHz sampai dengan 40 MHz.
FPM DRAM (Fast Page Mode DRAM)
Diciptakan pada tahun 1987, lebih dikenal dengan nama FPM. FPM sendiri memiliki kecepatan antara 16 MHz sampai dengan 66 MHz.
EDO DRAM (Extended Data Output Dynamic Random Access Memory)
Munculnya EDO DRAM untuk menyempurnakan jenis memori sebelumnya yaitu FPM DRAM. EDO RAM sendiri digunakan oleh komputer dengan prosesor Intel 486 dan juga intel pentium generasi pertama. Saya sendiri walaupun tidak pernah merasakan kemampuan dari jenis memori RAM komputer ini namun saya pernah memilikinya. Kebetulan prosesor yang digunakan Intel pentium I. Ukurannya sangatlah kecil, mirip dengan RAM Laptop.
SD RAM (Synchoronous Dynamic RAM)
Pada tahun 1996 dan 1997 muncul SD RAM PC 66. PC 66 berarti RAM ini memiliki kecepatan 66 MHz. Kemudian muncul lagi SD RAM PC 100 yang digunakan untuk komputer pentium II. Pada tahun 1999, SDRAM PC 133 di luncurkan ke pasaran. SDRAM terus ditingkatkan menjadi PC 150.
RD RAM (Rambus DRAM)
Sering juga disebut dengan DRDRAM atau juga Rambus memory merupakan jenis ram yang memiliki kecepatan sangat tinggi pada masa itu. RAM jenis ini bisa mengalirkan data 1GB / s. Cukup jauh apabila dibandingkan dengan SDRAM. Namun menurut sumber yang pernah saya baca, Rambus RAM akhirnya menghilang dari pasaran dikarenakan harganya yang terlampau tinggi.
DDR SDRAM (double data rate synchoronous RAM)
Pada tahun 1999, dua perusahaan yang saling bersaing yaitu AMD dan Intel meningkatkan kecepatan clock prosesornya masing-masing. Dan ini berimbas kepada kebutuhan RAM yang bisa mengimbangi kemampuan prosesor tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut maka di ciptakan DDR SDRAM atau yang lebih dikenal dengan RAM tipe DDR1. Umumnya untuk prosesor pentium III sampai dengan pentium IV.
DDR2 SDRAM
Pengembangan berlanjut ke jenis terbaru. RAM ini muncul pada tahun 2005. DDR2 memiliki kecepatan lebih baik. RAM tipe DDR2 pun saat ini masih banyak beredar walaupun untuk kapasitas 2GB sangat sulit untuk ditemui di pasaran. Walaupun ada harganya lumayan mahal, bahkan setara dengan 4GB DDR3. RAM ini digunakan dari prosesor pentium IV sampai dengan generasi Core Duo. RAM tipe ini membutuhkan daya sebesar 1,8 Volt.
DDR3 SDRAM
Pada pertengahan tahun 2007 muncul kembali jenis RAM terbaru yaitu DDR3 SD RAM. Membutuhkan daya hanya 1,5Volt. Kemampuan yang lebih baik begitu juga lebih irit daya membuat RAM DDR2 tertinggal jauh. Namun harganya pada waktu itu cukuplah tinggi membuat RAM ini belum dilirik orang lain. Barulah pada tahun 2010 RAM ini mulai diburu pengguna komputer. Untuk saat ini harga RAM DDR3 jauh lebih murah daripada DDR2. RAM ini mulai digunakan pada prosesor Core Duo sampai dengan Core i7.
DDR4 SDRAM
RAM yang dirilis pada tahun 2014 namun ternyata baru bisa digunakan pada tahun 2015 merupakan RAM tipe paling baru saat ini. Untuk harga sendiri masih belum bisa dijangkau untuk kalangan biasa. Apalagi RAM ini masih diperuntukkan untuk prosesor kelas atas miliknya Intel.-EDO-RAM (Extended Data Out)

       EDO-RAM memiliki fungsi seperti RAM, akan tetapi jenis ini mempunyai kemampuan kerja sangat tinggi dan cepat dalam membaca dan mentransfer data. Bentuk EDO-RAM adalah SIMM (Single Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 72pin.

-SDRAM(Synchronous Dynamic Random Access Memory)
       SDRAM adalah memori yang dapat mengases data atau informasi lebih cepat dari EDO-RAM. Bentuk SDRAM adalah DIMM (Dual Inline Memory Module). Slot memori pada motherboard 168pin.
       Synchronous Dynamic Random Access Memory (disingkat menjadi SDRAM) merupakan sebuah jenis yang digunakan dari tahun 1996 hingga 2003. SDRAM juga merupakan salah satu jenis dari memori komputer kategori solid-state.
       SDRAM adalah jenis DRAM yang men-sinkronkan dirinya dengan busCPU. Modul SDRAM, hingga saat ini, adalah standar memori untuk PC modern. Ketika melihat SDRAM, angka setelah huruf "PC" menunjukkan kecepatan FSB (Front Side Bus) sistem. Contoh: SDRAM PC-100, ini dirancang untuk sistem dengan FSB 100 MHz.
       SDRAM, pada awalnya berjalan pada kecepatan 66 MHz untuk dipasangkan dengan prosesor Intel Pentium Pro/Intel Pentium MMX/Intel Pentium II, dan terus ditingkatkan menjadi kecepatan 100 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium III/AMD Athlon), hingga mentok pada kecepatan 133 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium 4 dan AMD Athlon/Duron). Popularitasnya menurun saat DDR-SDRAM yang mampu mentransfer data dua kali lipat SDRAM muncul di pasaran dengan chipset yang stabil. Setelah itu, akibat produksinya yang semakin dikurangi, harganya pun melonjak tinggi, dengan permintaan pasar yang masih banyak; dengan kapasitas yang sama dengan DDR-SDRAM, harganya berbeda kira-kira Rp. 150000 hingga 250000.
       SDRAM Digunakan pada umumnya pada komputer Pentium 2 sampai awal pentium 4, pada AMD, digunakan pada K5 K6 dan K7 awal (Duron, Athlon), terdapat 2 buah notch, memiliki jumlah pin 168, sehingga pada suatu sisi pin terdapat angka 1, angka 85, angka 86 dan angka 168. SDRAM memiliki kecepatan yang biasa dikenal dengan istilah PC, yaitu PC-66, PC-100, PC-133 dan PC-150.
-RDRAM - Rambus Dynamic Random Access Memory
       RDRAM adalah sebuah memori berkecepatan tinggi, digunaan untuk mendukung prosesor Pentium 4.tipe RDRAM menggunakan slot RIMM,yang mirip dengan slot SDRAM.
       RDRAM adalah subsistem memori yang mampu mentransfer data hingga 1,6 GB per detik. Subsistem ini terdiri dari RAM, controller RAM, dan bus (path) koneksi antara RAM dengan mikroprosesor(cache memory) dan perangkat lainnya dalam komputer. Direct Rambus (DRDRAM), digunakan dengan prosesor-P4 tahun 1999. Kecepatannya yang tinggi diharapkan dapat mempercepat interface data visual yang intensif seperti 3-D, game interaktif, dan streaming multimedia. Rambus menggunakan pipelining untuk memindahkan data dari RAM ke tingkat cache memori yang "lebih dekat" ke prosesor-central (CPU) atau processor-graphic (GPU).

Kamis, 05 Mei 2022

Sejarah dan Perkembangan Monitor dari Masa ke Masa

Monitor merupakan salah satu hardware dari komputer. Yang dimaksud dengan monitor adalah output device / alat keluaran yang berfugsi untuk menampilkan gambar pada layar dan sebagai Interface atau layar visual yang menghubungkan antara manusia dengan komputer. Gambar yang ditampilkan berasal dari proses grafis yang dilakukan oleh VGA Card. Secara fisik, monitor mempunyai bentuk seperti halnya layar televisi dan fungsinya untuk menampilkan data dan informasi yang berguna bagi para pemakai komputer. Selain itu monitor juga merupakan alat output yang berguna untuk berinteraksi antara komputer dengan pemakai atau penggunanya atau yang dikenal dengan istilah user. Sehingga monitor dapat dikatakan salah satu hardware terpenting dari suatu komputer. Kata monitor sebenarnya adalah sebuah istilah dari bahasa Latin yang artinya untuk pengingat atau penyaran.

    Visual Display Unit (VDU) atau yang biasa juga disebut monitor adalah hardware yang mengoutput data secara grafis dan menjadi layar tampilan dari sebuah central processing. Untuk CPU atau computer sendiri, penggunaan monitor tidak dapat dipisahkan dikarenakan computer sangat sulit atau bahkan tidak dapat digunakan tanpa monitor. Fungsi monitor sebagai output dari memori computer atau central processing yang berupa biner. Biner kemudian diubah untuk ditampilkan ke monitor agar dapat di pahami oleh pengguna.

Sejarah Monitor

    Awal dari sejarah monitor komputer adalah dimulai dengan adanya VDT (The Video Display Terminal) yang berupa layar yang tergabung dengan keyboard dan dihubungkan ke komputer. Tahap perkembangan monitor komputer Fase Pertama terjadi pada tahun 1855 ditandai dengan penemuan tabung sinar katoda oleh ilmuwan dari Jerman yang bernama Heinrich Geibler (bapak dari monitor tabung). Teknologi tabung sejak awalnya memang dikembangkan untuk merealisasikan monitor. Namun, Kristal cairan masih menjadi fenomena kimiawi selama 80 tahun berikutnya. Saat itu, tampilan atau frame rate pun belum terpikirkan. Lalu 33 tahun kemudian, ahli kimia asal Austria, Friedrich Reinitzer, meletakkan dasar pengembangan teknologi LCD dengan menemukan kristal cairan. Waktu itulah yang merupakan Fase Kedua dari tahap pengembangan monitor komputer. Selama ini, banyak yang menganggap bahwa Karl Ferdinand Braun sebagai penemu tabung sinar katoda. Sebenarnya, ia merupakan pembuat aplikasi pertama untuk tabung, yaitu osiloskop pada tahun 1897. Perangkat inilah yang menjadi basis pengembangan perangkat lain, seperti televisi. Pada tahun yang sama, Joseph John Thomson menemukan elektron, yang mempercepat pengembangan teknik tabung.

Kemudian Monitor CRT Pertama (Cathode Ray Tube) dikembangkan untuk menerima siaran televisi Milestone adalah tabung televisi pertama dari Wladimir Kosma Zworykin (1929), full electronic frame rate dari Manfred Ardenne (1930), dan pengembangan sinar katoda pertama yang dapat direproduksi oleh Allen B.Du Mont (1931). Pada generasi awal komputer, belum menggunakan monitor khusus seperti sekarang ini. Komputer waktu itu terhubung dengan TV sebagai layar penampil dari pengolahan data yang dilakukannya. Yang cukup menjadi masalah adalah bahwa resolusi monitor TV saat itu hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horisontal pada layar. Monitor khusus untuk komputer dikeluarkan oleh IBM PC, yang pada awalnya memiliki resolusi 80 x 25 dengan kemampuan warnanya. Pada generasi berikutnya muncul mono graphics (MGA/MDA) yang memiliki 720 x 350.


Selanjutnya di awal tahun 1980-an muncul jenis Monitor CGA dari IBM dengan range resolusi dari 160×200 sampai 640 x 200 dan kemampuan warna antara 2 sampai 16 warna. Monitor yang menjadi perhatian saat itu adalah Taxan Vision, sebuah layar warna 14 inci dengan resolusi 1000 x 1000 pixel dan sebesar 64 Hz. Monitor EGA muncul dengan resolusi yang lebih bagus yaitu 640 x 350. Monitor jenis ini cukup stabil sampai berikutnya munculnya generasi komputer Windows. Tahun 1990, monitor Nec Multiscan 4 D yang memiliki resolusi maksimal 1.024 x 768 dan frame rate sebesar 70 Hz telah hadir. Spesifikasi ini masih digunakan untuk Graphical User Interface saat ini. Sekitar tahun 2000, monitor layar datar menyerbu pasaran konsumer. Semua jenis monitor ini menggunakan video digital yang spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Antara video adapter dan monitor memiliki 2, 4, 16, atau 64 warna tergantung standard grafik yang dimiliki. Selanjutnya dengan diperkenalkannya standard monitor VGA, tampilan grafis dari sebuah personal komputer menjadi nyata. VGA dan generasi – generasi yang berhasil sesudahnya seperti PGA, XGA, atau SVGA merupakan standard video analog dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) dengan pewarnaan. Secara prinsip analog monitor memungkinkan penggunaan full color dengan intensitas tinggi.


Generasi monitor selanjutnya adalah Teknologi LCD yang tidak lagi menggunakan tabung elektron CRT, tetapi menggunakan sejenis kristal liquid yang dapat berpendar. Teknologi ini menghasilkan monitor yang dikenal dengan nama Flat Panel Display dengan layar berbentuk pipih, dan kemampuan resolusi yang tinggi.


Kemudian perkembangan teknologi monitor selanjutnya adalah Monitor LED. Teknologi monitor LED memiliki banyak keunggulan yang dihasilkan dibandingkan dengan teknologi montor LCD diantaranya adalah kemampuan menghasilkan detail gambar yang lebih halus dan lebih sempurna dibandingkan LCD monitor. Kedalaman warna yang lebih tinggi 

dibandingkan LCD monitor sampai hampir mendekati warna aslinya. Kontras rasio yang cukup tinggi perbandingannya dibandingkan dengan LCD monitor.


Selanjutnya adalah Teknologi Monitor Plasma yang menggunakan teknologi gas neon/xenon yang diapit dua lapisan pelat kaca. Kejutan listrik dimasukkan ke lapisan gas, yang langsung memberi reaksi berupa penciptaan elemen gambar.


Kemudian yang sampai perkembanganya adalah Monitor Touch Screen Atau Touch Panels. Monitor touch screen sebenarnya sudah berkembang sudah tahun 1980an yang telah dipatenkan oleh oleh pihak – pihak tertentu namun hak paten tersebut telah berakhir dan sekarang teknologi monitor touschscreen sudah menjadi teknologi yang umum dan dapat bebas dikembangkan oleh pihak manapun. Sekarang teknologi monitor touchscreen sudah merambah ke semua perangkat yang dibutuhkan, misalnya seperti handphone, PDA, , tablet PC dan sebagainya. Pada saat komputer pertama beroperasi pada tahun 1938, monitor sudah berusia 83 tahun dan pengembangannya masih berlangsung sampai saat ini.


Perkembangan Monitor

The Video Display Terminal atau VDT adalah awal mula penemuan monitor. VDT berupa layar yang tergabung dengan keyboard yang kemudian dihubungkan dengan computer.

1. Tahun 1855 – Tabung Geissler


Tahap perkembangan pertama terjadi pada tahun 1855, ilmuwan asal jerman Heinrich Geissler menemukan monitor tabung yang bernama tabung geissler.

2. Tahun 1888 – Penemuan Liquid Crystal

Tahap perkembangan kedua pada tahun 1888 atau 33 tahun setelah penemuan tabung sinar katoda, Ahli kimia asal Austria bernama Friedrich Reinitzer mengembangkan penemuan tabung dengan menemukan “Liquid Crystal”. Cairan ini memungkinkan monitor menampilkan visual yang lebih baik.

4. Tahun 1897 – Tabung BRAUN 


Karl Ferdinand Braun mengembangkan tabung Geissler dengan menggunakan osiloskop yang menghasilkan tabung Braun.

5. Tahun 1930 – Siaran Full Electronic

Pada tahun 1931 di ajang Internasional Radio Show di Berlin, Manfred Von Ardenne, ilmuwan dari Universal Knowledge memperkenalkan siaran televisi full electronic pertama buatannya.

6. Tahun 1963 – Penemuan Liquid Crystal Cyan Biphenyl

George Gray, ahli kimia dari Universitas Hull Inggris, menemukan kristal yang menjadi dasar untuk pengembangan bahan kristal cairan stabil yang digunakan pada LCD sampai saat ini yaitu Crystal Cyan Biphenyl.

7. Tahun 1969-1980 – TN-CGA-MDA


 

James Fergason mengembangkan teknologi Twisted Nematic (TN) yang mengontol light transfer dari liquid crystal. Kendala yang terjadi adalah resolusi monitor yang hanya mampu menampilkan 40 karakter secara horizontal dan monokrom. Kemudian monitor yang telah dilengkapi TN diproduksi oleh pihak IBM PC dengan kemampuan Green Monochrome dengan tampilan yang lebih terang dan stabil. 


Pada awal tahun 1980-an IBM PC memunculkan monitor Color Graphics Adapter (CGA) dengan resolusi 160×200 sampai 640×200 dengan kemampuan 2 hingga 16 warna. CGA merupakan Graphic Card pertama dan standar display warna. Pada tahun yang sama, IBM PC memperkenalkan Monochrom Display Adapter (MDA) yang hanya bisa menampilkan teks sebanyak 80 kolom dan 25 baris.

8. Tahun 1984


IBM PC kembali memperkenalkan Graphics Adapter (EGA) dengan spesifikasi yang lebihi tinggi dari CGA. EGA dilengkapi dengan resolusi 640×350 dengan kemampuan 16 warna dengan kondisi stabil. EGA menggunakan Transistor Transistor Logic (TTL) yang menggunakan nomor diskrit spesifik untuk mengatur warna dan intensitas cahaya. Meskipun telah sangat using, EGA masih digunakan dibeberapa computer sebagai monitornya karena tampilannya yang stabil.
9. Tahun 1987
IBM memperkenalkan tampilan standar Video Graphics Adapter (VGA). VGA merupakan standard analog video dengan sinyal R (Red), G (Green) dan B (Blue) yang digunakan untuk menampilkan objek full color dengan intensitas yang tinggi.
VGA kemudian menjadi standar grafis terakhir yang komersial diikuti oleh pabrikan. Hal ini terbukti dengan lahirnya generasi VGA seperti PGA, XGA adan SVGA yang menggunakan standar analog video dari VGA.
10. Pada tahun 1990

IBM memperkenalkan standar grafis Extended Graaphics Array  (XGA),    dengan resolusi 800×600 hingga 1024×768 dengan kemampuan 65 ribu hingga 16 juta warna. Generasi monitor selanjutnya yaitu Liquid Crystal Display atau yang kita kenal LCD menghasilkan Flat Panel Display dengan bentuk pipih dan kemampuan display dengan resolusi tinggi.

11. Tahun 2000

Kemudian pada tahun 2000-an pasar dunia diisi dengan hadirnya monitor layar datar dan body tipis yang ditujukan untuk Home User Monitor dengan harga yang terjangkau.

 12. Tahun 2005


Perusahaan elektronik Jepang yaitu Toshiba, pada tahun 2005 menghadirkan monitor atau layar dengan kemampuan efek 3 Dimensi atau 3D. Efek 3D dapat dirasakan dengan bantuan alat seperti kacamata, namun ada pula tanpa bantuan alat tetapi mata atau pandangan harus pada posisi tertentu.

Jenis – Jenis Monitor

Berikut ini adalah beberapa jenis monitor yang sudah berkembang dari dulu sampai sekarang.

1. Cathode Ray Tube


Teknologi Tabung Brown (CRT Display) ditemukan pada tahun 1897, kemudian pada tahun 1926 diadopsi untuk menerima siaran TV. CRT Display termasuk jenis monitor yang memiliki kualitas gambar yang sangan bagus pada masanya. Namun salah satu kekurangan terbesarnya adalah semakin besar display CRT semakin besar bulai dimensi tabungnya.


Kelebihan Monitor CRT

Harga termasuk terjangkau dan murah

Warna tajam dan akurat

Resolusi monitor fleksibel

Perawatan mudah

Bebas dead pixel, ghosting dan viewing angle

Kekurangan Monitor CRT

Penggunaan daya listrik yang besar

Radiasi sinar CRT berakibat kurang baik bagi otak, mata dan sel rambut manusia.

Bergantung pada refreshrate

Rentan distorsi, glare dan flicker

Dimensi besar yang menggunakan banyak ruang

2. Liquid Crystal Display (LCD) atau Flat Display Panel (FDP)

Monitor LCD memiliki bentuk yang pipih dengan dimensi yang minim sehingga tidak memakan banyak ruang dan energy. LCD banyak digunakan pada computer-komputer portable atau laptop karena bentuknya.

LCD telah dilengkapi dengan Brigtness Ratio sehingga pengguna dapat mengatur tingkat kecerahan monitor sesuka hati. LCD menggunakan Liquid Crystal yang berpencar, cairan ini adalah molekul organic kental yang mengalir namun memiliki struktur spasial seperti Kristal.


Lapisan-lapisan dalam sebuah LCD:

Polaroid belakang

Elektroda belakang

Plat kaca belakang

Kristal Cair

Plat kaca depan

Elektroda depan

Polaroid depan

Elektroda dalam lapisan LCD berguna menciptakan medanlistrik pada Liquid Crystal dan Polaroid berfungsi untuk menciptakan suatu polarisasi.

Kelebihan Monitor LCD

Kualitas gambar lebih jernih dan tajam

Sinar yang dipancarkan oleh LCD tidak melelahkan mata

Konsumsi listrik lebih hemat

Pengaturan display user mudah dipahami

Dimensi yang tipis dan ringan sehingga menghemat ruang

Kekurangan Monitor LCD

Layar LCD cenderung lebih sensitif

Viewing angel terbatas, color depth terbatas dan gradasi warna kuning

Tampilan gambar hanya baik pada resolusi native

Response time dan ghosting

Harga lebih mahal, peru perawatan ekstra hati-hati dan dead pixel

3. Monitor LED (Light Emitting Diode)



Monitor LED memiliki bentuk seperti Monitor LCD namun LED lebih ramping. LED menggunakan emisi cahaya untuk display layarnya dan dilengkapi dengan kemampuan teknologi LED Backlight.

Kelebihan Monitor LED

Kontras ganbar yang sangat tajam hingga jutaan pixel

Konsumsi listrik yang lebih hemat dibandingkan dengan LCD

Usia pemakaian lebih panjang

Ukuran yang lebih slim dan lebih ringan

Pencahayaan lebih baik dbandingkan LCD

Kekurangan Monitor LED

Harga lebih mahal dibandingkan monitor LCD

Layar LED yang tipis cenderung lebih sensitive

4. Plasma Gas atau Organic Light Emitting Diode (OLED)

 
Monitor jenis OLED merupakan penggabungan teknologi CRT dengan LCD, dengan ukuran tipis seperti LCD namun dilengkapi dengan view angle selebar CRT. OLED atau Plasma gas menggunakan fosfor yang dapat beredar atau menyebar tanpa adanya bantuan cahaya di belakang layar yang membuatnya hemat energi.

Kelebihan Monitor Plasma

Display plasma dengan contrast ratio tinggi (10.000 : 1)
Reproduksi warna sangat baik dan level blackrendah
Hamper tidak ada reponse time
Sudut pandang (viewing angle) sangat baik
Bentuk ramping
Kelemahan Monitor Plasma
Harga relatif mahal
Memiliki ukuran pixel pitch yang besar
Bobot yang sangat besar atau berat
Konsumsi daya dan operasional suhu yang tinggi
Cell plasma untuk perwakilan tiap pixel gambar hanya memiliki fungsi on/off sehingga reproduksi warna jauh lebih terbatas

Komentar